Pembukaan Diklatsar Banser Angkatan XIV Disertai Guyuran Hujan

Kahuripanjaya.sideka.|| Upacara pembukaan pendidikan dan latihan dasar ( Diklatsar Banser ) angkatan VIX tanggal 12 April 2018 Kampung Kahuripan Jaya Kec. Banjar Baru Kab.Tulang Bawang resmi  dibuka. Acara pembukaan dihadiri para pengurus Ansor dan Banser  tulang bawang,serta kepala kampung,perwakilan kecamatan serta perwakilan dari Polsek Banjar Agung,perwakilan dari KPU dan Bawaslu. Pembukaan ini mengawali pelatihan dasar Banser untuk menciptakan pejuang-pejuang islam sesuai  dengan ASWAJA ( ahlussunah waljamaah) serta visi  misi Ansor dan Banser.

Para pejabat daerah maupun kampung berserta pengurus ansor se tulang bawang mengikuti acara pembukaan.(doc.sideka)

Meski pun diguyur hujan lebat semangat kebersamaan serta pejuang-pejuang calon Banser tetap bergelora sebagai bukti kuat dan kokoh ya metal para calon Banser.para pendidik akan menempuh pendidikan metal dan wawasan  dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 12 sampai 15.

Ketua ansor akan memberikan arahan dan meresmikan pembukaaan acara diklatsar banser.(doc.sideka)

“ menjadi ansor maupun banser jangan menjadi ansor ataupun banser berrasa-rasa berkontiminasi dengan prinsip yang lain.amalannya,ibadahya,pemikirannya yang lain tidak sesuai dengan nadhatul ulama (NU).biasaya anak muda yang sudah menjadi banser yang sering mendapatkan pengahruhya.makaya jadilah banser maupun ansor yang benar-benar memegang teguh prinsip dan hakikatya NU.” Ungkapannya…..

Pemimpiin upacara mempersiapkan peserta upacara pembukaan.(doc.sideka)

Didalam pelatihan banser ditanam prinsip-prinsip kejiwaan kebangseran meliputi:

  • VISI
  1. Revitialisasi Nilai dan Tradisi
  2. Penguatan Sistem Kaderisasi
  3. Pemberdayaan Potensi Kader
  4. Kemandirian Organisasi
  • MISI

Internalisasi Nilai ASWAJA dan Sifatur Rasul dalam Gerakan GP. Ansor.Membangun Disiplin Organisasi dan Kadersasi bebasis Profesi.Menjadi sentrum lalulintas informasi dan peluang usaha antar kader dengan stakeholder.Mempercepat kemandirian ekonomi kader dan anggota Banser

Dengan guyuran hujan lebat tanpa mengurangi rasa semangat peserta calon dan baser mengikuti dengan hikmah.(doc.sideka)

FUNGSI BARISAN ANSOR SERBA GUNA ( BANSER )

  1. Fungsi Kaderisasi, merupakan kader yang terlatih, tanggap terampil dan berdaya guna untuk pengembangan kaderisasi di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor.
  2. Fungsi Dinamisator, merupakan bagian organisasi yang berfungsi sebagai pelopor penggerak program-program Gerakan Pemuda Ansor.
  3. Fungsi Stabilisator, sebagai perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berfungsi sebagai pengaman program-program kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan Nahdlatul Ulama.
  4. Fungsi Katalisator, sebagai perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berfungsi sebagai perekat hubungan silaturrohim dan menumbuhkan rasa solidaritas sesama anggota Banser, anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Nahdlatul Ulama serta masyarakat.

 

Pemimpin upacara mempersiapkan pasukan untuk siap dalam baris ber baris, arahan,pembukan diklatsar banser.(doc.sideka)
  • TUGAS BARISAN ANSOR SERBA GUNA ( BANSER )
  1. Merencanakan, mempersiapkan dan mengamalkan cita-cita perjuangan Gerakan Pemuda Ansor serta menyelamatkan dan mengembangkan hasil-hasil perjuangan yang telah dicapai.
  2. Melaksanakan program kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan serta program pembangunan yang berbentuk rintisan dan partisipasi.
  3. Menciptakan terselenggaranya keamanan dan ketertiban di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor dan lingkungan sekitarnya melalui kerjasama dengan pihak-pihak terkait.
  4. Menumbuhkan terwujudnya semangat pengabdian, kebersamaan, solidaritas dan silaturrohim sesama anggota Banser dan Gerakan Pemuda Ansor.
    TANGGUNG JAWAB BARISAN ANSOR SERBA GUNA ( BANSER )
  5. Menjaga, memelihara, menjamin kelangsungan hidup serta kejayaan Gerakan Pemuda Ansor dan jamiyah Nahdlatul Ulama.
  6. Berpartisipasi aktif melakukan pengamanan dan ketertiban terhadap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Banser, Gerakan Pemuda Ansor, Jamiyah Nahdlatul Ulama serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya yang tidak bertentangan dengan perjuangan Nahdlatul Ulama.
  7. Bersama dengan kekuatan Bangsa yang lain untuk tetap menjaga dan menjamin keutuhan bangsa dari segala ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan dalam ikut menciptakan keutuhan NKRI.
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan