Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Mushola Al-ikhlas Kahuripan Jaya

Kahuripanjaya.desa.id|| Bulan raibul awal merupakan bulan yang amat istimewa,dimana seorang manusia terbaik,hamba allah dan utusan allah termulia dilahirkan di dunia.senin 12 rabiul awal 576 m,dilahirkan dari pasangan sayyid abdullah dan sayyidah aminah radliya allahu’anhuma.setiap tahun kelahirannya dirayakan oleh umat muslim di seluruh penjuru dunia. Berbagi acara mulai di tingkat desa maupun perkotaan menyelenggarakan perayaan maulid nabi. Bahkan salah satu mushola AL-IKHLAS yang terletak dipertengahan kompleks  kampung kahuripan jaya menyelenggarakan kelahiran nabi muhammad saw. Dalam penyelenggaraan maulid nabi diadakan acara ngaji bareng, pengisi acara pengajian kyai Nyani  beliau merupakan sosok kyai kondang lokal untuk memberikan makna dari hari maulid nabi muhammad saw.

Para santri melantunkan sholawat sebelum acara dimulai.(dok.sideka)

Acara pengajian yang diselenggarakan pada malam selasa,19 November 2018 (19:30) wib. Dihadiri bapak kepala kampung,jajaran staf kepemerintahan kampung,tokoh masyarakat,pemuda serta warga setempat.selain mengujungi pengajian para warga setempat masih menjaga tradisi yang turun-temurun membawa makanan yang ditempatkan dalam satu wadah kecil serta diisikan berbagai macam aneka makanan atau istilah jawa ya ( TAKIRAN ). Takiran ini merupakan lambang  rasa syukur karunia allah swt.selain memberikan rasa syukur takiran ini melambang kan terciptanya rasa kerukunan antar warga ,saling berbagi kenikmatan, serta rasa syukur terhadap karunia allah swt.

Kyai nyani memberikan materi tausiyah tentang makna arti hari maulid nabi muhammad SAW.(dok.sideka)
Para jamahaan sedang menikmati materi tausiyah yang disampaikan oleh kyai dalam hal maulid nabi.(dok.sideka)

Tausiyah makna dari hari maulid ‘’ merayakan hari maulid merupakan salah satu menegakan salah satu  syiar agama islam sebagai  pengingat bahwa kehidupan ini di ciptakan untuk beribadah.manusia diciptakan berbagai macam bentuk walaupun itu satu keluarga tetapi dengan kebesaran allah manusia diciptakan berbeda baik bentuk fisik atau pun sifatnya. Maka sering terjadi timbul  gesekan antar satu dengan yang lain maka dengan adanya ngaji bareng, gesekan itu bisa terhindar. ibadah itu tidak usah dipamerkan atau merasakan berbangga diri nanti menimbulkan kesombongan,pada hakikatya ibadah itu merupakan hidayah yang diberikan oleh allah swt untuk dijalankan,serta sebagai kewajiban manusia yang dilahirkan.apabila tidak rajin ibadah maka kehidupannya akan selalu jauh dari kenikmatan yang diberikan allah swt.” pesan kyai sebagai pembawa tausiyah…

Antusias jamaah ibu-ibu dalam menerima materi yang disampaikan oleh pak kyai.(dok.sideka)

 

Dengan rasa kebersamaan,serta rasa syukur atas karunia allah swt,para jamaah menikmati kenikmatan takiran yang dibagikan secara rata.(dok.sideka)

Dalam pandangan dalil untuk membolehkan menyelenggarakan acara maulid nabi muhammad swt dari salah satu imam Al-Imam Ibnu Taimiyyah dari kalangan madzhab Hanbali mengatakan:

ﻓَﺘَﻌْﻈِﻴْﻢُ ﺍﻟْﻤَﻮْﻟِﺪِ ﻭَﺍﺗِّﺨَﺎﺫُﻩُ ﻣَﻮْﺳِﻤًﺎ ﻗَﺪْ ﻳَﻔْﻌَﻠُﻪُ ﺑَﻌْﺾُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻭَﻳَﻜُﻮْﻥُ ﻟَﻪُ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺟْﺮٌ ﻋَﻈِﻴْﻢٌ ﻟِﺤُﺴْﻦِ ﻗَﺼْﺪِﻩِ ﻭَﺗَﻌْﻈِﻴْﻤِﻪِ ﻟِﺮَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠﻰَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺁﻟِﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ

“Mengagungkan maulid Nabi dan menjadikannya sebagai hari raya telah dilakukan oleh sebagian manusia dan mereka mendapat pahala besar atas tradisi tersebut, karena niat baiknya dan karena telah mengagungkan Rasulullah Saw”.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan