Safari Ramadhan Keliling Masjid dan Mushola Kampung Kahuripan Jaya

Kahuripanjaya,sideka.// Safari Ramadhan dalam mengisi kegiatan dibulan penuh keberkahan,aparatur Pemerintahan Kampung Kahuripan jaya menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadhan keliling setiap masjid maupun mushola yang ada di Kampung Kahuripan jaya. Safari Ramadhan ini selain mengisi kegiatan keagamaan, menciptakan kerukunan masyarakat serta sebagai media untuk lebih mendekatkan aparatur dengan warga masyarakatnya. Kegiatan Safari Ramadhan ini memberikan  hal positif bagi masyarakat dalam meningkatkan Ibadahya. Selain dari aparatur kampung tim safari juga melibatkan beberapa tokoh agama sebagai media untuk memberikan Tausiyah keagamaan kepada masyarakat selama bulan Ramadhan.

Kepala kampung memberikan sambutan kepada masyarakat safari ramadhan.(doc,sideka)

Dibulan penuh dengan keberkahan ini,saya sebagai kepala kampung berterima kasih telah diberikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja aparatur kampung walaupun masih terdapat kekurangan,terkadang hal baik masih terjadi kesalahan .maka dengan itu kita semua lapisan masyarakat untuk menjaga kekompakan dengan aparatur kampung, ciptakan kondisi kerukunan yang baik,menjaga lingkungan yang kondusif,menciptakan kebersihan lingkungan serta tingkatkan lah kegiatan keagamaan di bulan Ramadhan.”ungkapan kepala kampung….

Ustad. Marngen memberikan tausyiah tentang makna puasa didepan para jamaah.(doc,sideka)

Didalam kesempatan ini, Ustad Marngen merupakan Da’i yang biasa mengisi acara Tausiyah di lingkungannya serta menjadi Imam Mushola Baitul Mukmin.“Bulan Ramdahan ini diwajibkan untuk berpuasa sebagaiman yang dijelaskan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)

Setiap muslim diwajibkan untuk berpuasa sebagai bukti umat islam yang taat,berpuasa mendidik jiwa dan mental kita untuk berserah diri kepada allah swt.bahwa kita manusia merasa sangat lah lemah di hadapan allah swt,dengan berpuasa ini diharapkan dapat menginstropeksikan diri sendiri terhadap kesalahan yang dibuat selama hidup. Akan tetapi ada juga yang tidak diwajibkan untuk berpuasa Nyaitu :

  • Tua renta, tidak mampu lagi berpuasa.
  • Sakit parah yang tidak bisa diharapkan lagi ke sembuhannya.
  • Hamil atau menyusui, jika mengkhawatirkan keadaan janin atau bayi.

Mereka yang tidak wajib berpuasa harus menggantikan puasa dengan ketentuan berdasarkan yang sudah ditetapkan menurut hukum membayar fidyah. Maka tujuan inti dan utama dari berpuasa adalah untuk mencapai ketakwaan. Sedangkan manfaat lain yang akan dirasakan, seperti manfaat secara fisik terhadap tubuh, atau manfaat bagi kehidupan bermasyarakat.” Tausiyah dari Ustad Marngen….

 

Antusias masyarakat dalam mengikuti kajian materi keagamaan dalam dafari ramadhan.(doc,sideka.)

Mari kita ciptakan bulan penuh hikmah dan ampunan untuk berserah diri dan meningkatkan ketaqwaan terhadap allah swt.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan